Showing posts with label SERIE A. Show all posts
Showing posts with label SERIE A. Show all posts

Monday, May 13, 2019

BOLOGNA JAUHI ZONA DEGRADASI



Instagram/marcomotta47

Juara dari berbagai Liga musim ini sudah bisa dipastikan. Manchster City yang berpesta di Inggris, Barcelona yang mengangkat piala La Liganya bahkan sejak Jornada ke 35, dan Juve yang tidak bisa tergeserkan lagi. Namun demikian, di papan bawah, tim tim kecil sedangka berjuang, agar setidaknya tidak terdegradasi musim ini.

Bologna adalah salah satunya, yang masih berjuang menjauhi Zona Degradasi. Pertemuannya dengan Parma pada laga kanjutan Serie A menjadi penting bagi mereka. Kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaiknya bagi tim tersebut agar bisa menjauhi Zona Degradasi.

Terbukti di pertandingan yang terjadi di Renao Dall'Ara, sang tuan rumah menang 4 gol tamunya Parma. Hasil tersebut tidak tidak tidaknya dengan mudah. Meski tim tamu, Parma bemberikan tenakan yang cukup seimbang versus Bologna. Alhasil paruh pertama pertandingan hanya berakhir tanpa ada satu gol pun tercipta alias kaca mata.

Tuan rumah baru bisa pecah telur ketika laga menginjak menit ke-52. Goal dicetak oleh Riccardo Orsolini. Keunggulan tersebut membuat Bologna di atas angin. Bologna kembali menambah keunggulan menjadi 2-0, tujuh menit berselang.
Menginjak menit ke-72, giliran Lyanco yang mencatatkan namanya di papan skor, memaksimalkan sodoran Orsolini.

Parma sempat memberikan perlawanan lewat goal Roberto Inglese. Namun goal tersebut tak mampu mendongkrak percaya diri Tim. Justru Bologne kembali mencetak goal ke empatnya, 6 menit sebelum peluit akhir berbunyi.
 Hasil ini cukup genting bagi Bologna mengingat mereka tengah berjuang untuk terus menjauh dari zona degradasi.
Dengan demikian, Bologna sekarang mengoleksi 40 poin, meninggalkan zona merah lima angka dengan mereka kini menempati posisi ke-13.


Ada pun Parma, mereka tetap menyimpan 38 angka dengan menduduki posisi ke-15 dari 36 pertandingan.

Read More

AS ROMA MEMBUKA KANS MASUK LIGA CHAMPIONS


Cristiano Ronaldo tampak bersitegang dengan Alessandro Florenzi pada pertandingan AS Roma vs Juventus dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Olimpico, 12 Mei 2019. (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Liga Italia, Juventus Kalah di Kandang AS Roma", https://bola.kompas.com/read/2019/05/13/03282208/hasil-liga-italia-juventus-kalah-di-kandang-as-roma.
Penulis : Jalu Wisnu Wirajati
Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Christiano Ronaldo tampak bersitegang dengan captain tim As Roma, Florenzi, Sumber : Kompas Bola
(AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Liga Italia, Juventus Kalah di Kandang AS Roma", https://bola.kompas.com/read/2019/05/13/03282208/hasil-liga-italia-juventus-kalah-di-kandang-as-roma.
Penulis : Jalu Wisnu Wirajati
Editor : Jalu Wisnu Wirajati
(AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Liga Italia, Juventus Kalah di Kandang AS Roma", https://bola.kompas.com/read/2019/05/13/03282208/hasil-liga-italia-juventus-kalah-di-kandang-as-roma.
Penulis : Jalu Wisnu Wirajati
Editor : Jalu Wisnu Wirajati

Lanjutan Seri A mempertemukan As Roma dan sang pemuncak Klasemen, Juventus. Pertandingan ke 36 dari total 38 pertandingan tersebut dimenangkan oleh As Roma dengan skor 2-0. Bermain di Stadio Olimpico, senin (13/5) AS Roma berhasilkan memaksimalkan diri.

Pertandingan berjalan lumayan seimbang. Kedua tim sama-sama memiliki peluang yang membentur gawang. Peluang milik Roma dibuat Pada menit ke-18 oleh Lorenzo Pellegrini, sedangkan peluang milik Juventus dibuat oleh Paulo Dybala berada dalam posisi yang bebas untuk bisa mencetak gol buat Juventus pada menit ke-27. Sayangya kedua tembakan tersebut hanya membentur gawang lawan. Hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama berakhir, tak ada satu gol pun yang tercipta. Skor kaca mata, menggiring para pemain dari kedua tim menuju ruang istirahat.

Memasuki babak kedua, tempo permainan kembali berjalan ketat. Menit ke-63,  Dybala memberikan passing yang bisa dikonversi menjadi gol oleh Cristiano Ronaldo. Namun gol tersebut dianulis oleh Wasit, karena C. Ronaldo sudah berada pada posisi Offside.

sekitar 15 menit kemudian, Florenzi akhirnya memaksa Wojciech Szczesny harus memungut bola dari dalam gawangnya. Berhadapan dengan kiper Juventus, Florenzi dengan tenang melakukan tendangan chip. Dzeko kemudian membuat penonton AS Roma bergemuruh, degnan memperbesar keunggulan Roma di masa injury time .

Dua gol dari Alessandro Florenzi dan Edin Dzeko menjaga peluang AS Roma untuk bisa finish di papan Liga Champions. Dengan kemenangan ini, Giallorossi (julukan AS Roma) naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan perolehan 62 poin, terpaut satu angka dengan Inter Milan, penghuni urutan keempat yang akan bertanding lawan Chievo,pada lanjutan Seri A pekan ke 36.

Kekalahan Juventus ini sebenarnya tidak berpengaruh banyak bagi Si Nyonya tua yang mantap berada di posisi pertama dengan jumlah poin yang cukup jauh dari Napoli yang berada di peringkat kedua. Selisih 13 poin, dengan sisa 2 laga membuat Juve tidak akan tergeser walaupun kalah pada 2 pertandingan berikutnya.

Read More

INTER MILAN MENANG VERSUS CHIEVO

Ivan Perisic merayakan Goalnya ke gawng Chievo. AP Photo

Tren buruk ditampilkan Inter Milan akhir akhir ini. Di tiga pertandingan sebelumnya, Nerazzurri (Julukan Tim Inter Milan) hanya mampu meraup tiga poin. Itu artinya ketiga pertandingan tersebut berakhir dengan hasil seri.

Namun dalam lantutan Seri A Italia, Inter Milan kemarin ke tren positif setelah menumbangkan Chievo dengan skor 2-0 di Giusepppe Meazza atau Stadion San Siro.

Sebagai Tim Tuan Rumah. Inter mendominasi pertandingan sejak menit menit awal. Namun banyak peluang yang tercipta, gagal berbuah goal. Tim besutan Spalleti ini baru bisa membuka keunggulan sekitar menit 39, 6 menit sebelum turun minum.

Matteo Politano berhasil membawa Inter unggul setelah memanfaatkan bola liar. Tembakannya dari luar kotak penalti berhasil membuat Inter unggul sementara atas Chievo.

Setelah turun minum, Inter Milan masih mendominasi permainan. Mereka tak membiarkan tim tamu bangkit dari kekalahan. Terbukti kemudian Inter kembali memperlebar skor lewat Ivan Perisic.
Ivan Perisic berada di sudut sempit untuk melepas tembakan. Tapi kiper lawan bisa menepisnya. Bola muntah tidak jatuh jauh dari jangkauan sang gelandang dan pemain Kroasia ini kemudian mengempasnya lagi untuk mengubah skor jadi 2-0.
Gol kedua ini menjadi penanda akhir pertandingan.

Inter Milan kini berada di Posisi ketiga dengan perolehan total 66 poin, hanya unggul satu angka dari Atalanta yang berada di posisi empat, namun tertinggal sejauh 10 poin dari keringkat kedua klasemen, Napoli.

Read More

Friday, April 19, 2019

ALLEGRI TEGASKAN CR7 ADALAH MASA DEPAN JEVENTUS




Juventus gagal lolos dari partai final liga Champions, Massimiliano  Allegri menegaskan Cristiano Ronaldo (CR7) adalah masa depan Juventus CR7 diklaim akan berusaha keras untuk menjuarai Liga Champions lagi tahun depan.

Ronaldo gagal membawa Juventus Juara Liga Champions karena Bianconeri di singkirkan oleh Ajax Amsterdam di partai perempat final dengan agregat 2-3.


padahal CR7 sebelumnya mampu mencetak 2 gol di masing masing lag, waktu 8 besar, namun keberuntungan belum berpihak ke CR7 dan timnya di perempat final mereka harus tersingkir dan gagal untuk mengangkat trofi kuping besar tersebut.


Banyak anggapan mendatangkan CR7 ke Nyonya Tua bisa menjuarai Liga Champions namun kenyataannya masih belum, dan harus kerjakeras lagi supaya bisa juara di liga Champions tahun depan.


pelatih Juventus Allegri, mengakui bahwa Ronaldo bukan jaminan Trofi Liga Champions, sekaligus Allegri menegaskan musim depan siap berusaha lagi untuk meraihnya.




Read More

Sunday, April 14, 2019

JUVENTUS KALAH, ALLEGRI PUJI PAULO DYBALA




Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri memberikan pujian kepada Paulo Dybala meski timnya kalah 1-2 dari SPAL dalam lanjutan Liga Italia 2018-2019. Laga ini berlangsung di markas dari SPAL, yaitu Stadion Paolo Mazza, Ferrara.

Juventus sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui Moise Kean pada menit ke-30. Namun tim tuan rumah mampu menyamakan keadaan di menit ke-49 melalui gol Kevin Bonifazi, dan menit 74 oleh Sergio Floccari.

“Membuat rekor sangat sulit. Kami harus menghabiskan energy dan fokus pada kompetisi Eropa. Namun, saya mendapatkan respon baik dari Paulo Dybala. Dia mampu menunjukan permainan terbaik,” ungkap Allegri dilansir dari situs resmi Juventus.

“Saya gembira dengan permainan Dybala. Ini pertanda bagus untuk laga melawan Ajax. Semua pemain merasa dibutuhkan, bahkan dari segi mentalitas. Kean bermain bagus, dan saya senang Cuadrado bisa kembali bermain,” tambahnya.

Hasil laga ini membuat Juventus harus rela menunda merayakan pesta juara Liga Italia musim ini. Akan tetapi, Juventus bisa dipastikan meraih gelar juara jika Napoli gagal mengalahkan Chievo Verona pada Minggu (14/1/2019).

Read More

KALAH DARI SPAL, JUVENTUS BATAL RAYAKAN SCUDETTO PEKAN INI




SPAL sukses mengalahkan tim tamu Juventus 2-1 pada lanjutan Liga Italia pecan ke-32 di Stadion Paolo Mazza, Ferrara. Akibat kekalahan ini, Juventus gagal merayakan pesta juara kedelapan secara beruntun.

Pada laga ini, Juventus langsung menekan pertahanan tuan rumah sejak peluit awal pertandingan berbunyi. Pasalnya, kemenangan di laga ini dapat mengantarkan Si Nyonya Tua meraih gelar juara kedelapannya secara beruntun.

Di menit kedelapan, Paulo Dybala melepaskan sepakan keras kea rah gawang. Akan tetapi, bola sepakannya membentur pemain belakang SPAL yang kemudian dapat dengan mudah ditangkap oleh Emiliano Viviano. Setelahnya, kedua tim saling jual beli serangan. SPAL diluar dugaan mampu mengimbangi permainan Juventus yang mayoritas menurunkan pemain pelapis.

Juventus baru bisa membuka kebuntuan setelah laga berlangsung setengah jam. Berawal dari tembakan Joao Cancelo langsung ke gawang, Kean dating dan segera menjulurkan kakinya untuk merubah arah pergerakan bola. Slor 1-0 untuk Si Nyonya Tua bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, permaianan Juventus tidak berkembang. Lini depan mereka sangat minim menciptakan peluang. Kondisi ini dimanfaatkan SPAL untuk mencuri gol penyama kedudukan. Gol yang ditunggu tuan rumah tersebut akhirnya tercipta pada menit ke-49 melalui sundulan Kevin Bonifazi yang memanfaatkan umpan dari sepak pojok.

Buruknya permainan Juventus memanjang, sehingga SPAL dapat berbalik unggul di menit ke-74. Gol tercipta dimulai saat Alessandro Murgia menguasai bola sebelum Nicolussi bereaksi dan memberikan umpan kepada Sergio Floccari.

Hingga akhir laga, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan SPAL. Padahal, Juventus memiliki peluang menyamakan skor lantaran wasit memberikan waktu tambahan delapan menit lebih. Dengan hasil laga ini, Juventus batal merayakan gelar juara pada pecan ini.

Read More