Showing posts with label PREMIERE LEAGUE. Show all posts
Showing posts with label PREMIERE LEAGUE. Show all posts

Tuesday, July 16, 2019

De Gea Bakal Jadi Kiper Terkaya Dunia




Masa depan kiper nomer satu milik Manchester United ini sebentar lagi akan menemui titik terang. Kiper asal Spanyol itu diberitakan akan memperpanjang kontrak bersama United dengan durasi yang panjang.


De Gea sebelumnya sempat dirumorkan akan bergabung ke Paris Saint-Germain. United pun bersiap menjualnya dengan harga 65 juta pound. Hanya saja PSG berubah pikiran dan batal untuk merekrutnya.


Dari permasalahan lamanya penandatangan kontrak, dikabarkan bahwa De Gea menginginkan gaji sebesar Alexis Sanches. Dimana bintang Chile tersebut mendapatkan bayaran 500.000 pound per pekan. Pada akhirnya De Gea pun luluh dengan jumlah gaji 375.000 pound, yang berarti dirinya akan menjadi kiper terkaya di dunia.


Ole Gunnar Solskjaer berharap, David De Gea mau bertahan dan memperpanjang kontrak 5 tahun ke depan bersama The Red Devils.
“David kini bisa memanfaatkan musim panas saat ini untuk memikirkan dan menegosiasikan kontraknya. Kami berharap mendapat kabar baik secepatnya,” ucap Solskjaer.



Read More

Harry Maguire Semakin Dekat Berseragam MU



Pemain andalan dari timnas Inggris sekaligus Leicester City, Harry Maguire memiliki peluang besar untuk dapat hengkang menuju Theatre of Dream.

Dilansir dari Daily Mail, Harry Maguire telah melakukan pembicaraan dengan manajer Leicester City Brendan Rodgers dan juga rekan setimnya terkait niatannya untuk hengkang.
Hal ini tentu menjadi kabar positif bagi kubu The Red Devils. United berniat untuk memboyongnya guna memperbaiki skuad menjelang musim 2019/2020.

Manchester United sendiri sejauh ini sukses mendatangkan dua pemain baru ke Old Trafford. Kedua pemain tersebut adalah Aaron Wan-Bissaka berposisi bek kanan, dan juga Daniel James berposisi sebagai winger.

Sementara itu Leicester City mematok harga sebesar 75 juta pound bagi klub yang ingin mendapatkan tanda tangan Harry Maguire.

Read More

Klub Raksasa Turki Tertarik Pinjam Fred dari MU


Galatasaray dikabarkan tertarik untuk meminjam jasa gelandang milik Manchester United, Fred. Galatasaray siap meminjamnya pada bursa transfer musim panas ini.

Fred sendiri didatangkan oleh MU dari Shakhtar Donetsk pada tahun 2018 lalu dengan mahar 52 juta poundsterling atau sekitar 906 miliar rupiah.

Kedatangan Fred ke Old Traffor ini diharapkan mampu menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan dengan baik. Namun apa yang ditampilkan musim lalu masih diluar harapan.


Digadang-gadang akan menjadi pemain inti bagi MU, Fred justru hanya sering berada di bangku cadangan. Pemain Brasil itu dianggap oleh banyak kalangan telah gagal memenuhi ekspektasi klub.


Walaupun demikian, Galatasaray diam-diam berminat untuk mendapatkan Fred musim panas tahun ini. Klub raksasa Turki itu berniat untuk meminjam Fred dari MU dengan durasi satu musim disertai opsi permanen.

Dalam memuluskan niatnya, Galatasaray juga siap memberikan tambahan dana untuk pihak The Red Devils senilai 2 juta poundsterling.

Read More

MU Yakin Mampu Pertahankan David De Gea



The Red Devils yakin De Gea akan menandatangi kontrak baru jangka panjang. Penandatanganan kontrak baru kemungkinan akan berlangsung setelah tur pra musim berakhir.

MU saat ini masih berupaya untuk menyodorkan kontrak baru dengan beberapa persyaratan atau klausul yang dapat lebih menguntungkan bagi kedua belah pihak. Ada kemungkinan, kiper nomor satu Spanyol itu akan berseragam United lima musim lagi.

Tentunya pihak United terus mengupayakan yang terbaik agar tidak kehilangan salah satu kiper terbaik di dunia saat ini.
Dilansir dari laman ESPN, pemain berusia 28 tahun itu telah diminati oleh klub raksasa Prancis yakni Paris Saint-Germain. De Gea telah menjelaskan bahwa ia ingin menjadi bagian dari tim yang bermain di Liga Champions.

Terlepas dari itu semua, pihak De Gea dan United masih sama-sama untuk merealisasikan terjadinya kontrak baru berdurasi jangka panjang.

Read More

Sunday, July 14, 2019

Shaw dan Pogba? Berikut Penjelasan Solskjaer


Bek kiri Manchester United, Luke Shaw harus ditarik keluar lapangan saat melawan Perth Glory. Ole Gunnar Solskjaer menjelaskan kondisi Shaw setelah pertandingan berakhir.

Dilansir dari Manchester Evening News, berikut penjelasan Ole Gunnar Solskjaer. “Dia merasa hamstringnya sedikit tertarik. Jadi, tidak ada gunanya mengambil resiko lagi.”

“Anda masih melihatnya setelah dia memberi isyarat minta ditarik. Dia terus berlari, jadi itu bukan cidera buruk. Tapi, kami rasa kami melakukannya sebagai bentuk pencegahan.”

Dalam pertandingan ini, Ole Gunnar Solskjaer juga menarik keluar Paul Pogba. Ole memberi kesempatan Pogba beristirahat dan fokus pertandingan berikutnya. “Kalau boleh jujur, Pogba tidak berlatih sebanyak pemain muda lain. Namun kemudian ketika Shaw diganti, Pogba terpaksa terus bermain. Itu tidak seperti dia terus memaksakan diri untuk berlari. Saya pikir dia bermain cukup bagus.”

Walaupun pertandingan antara Manchester United vs Perth Glory hanya pra musim, namun “The Red Devils” tampak bermain dengan serius. Tim ini benar-benar melakoni pra musim sebagai persiapan matang untuk mengarungi musim depan. Di musim depan, MU diharapkan akan kembali menjadi klub yang disegani di benua biru.

Read More

Pogba Kapten MU Musim Depan





            Paul Pogba akan menjadi kapten tim musim depan. Hal ini dikonfirmasi oleh Ole Gunnar Solskjaer setelah pertandingan melawan Perth Glory. Pogba sebelumnya sudah pernah merasakan menjadi kapten MU saat masih dilatih oleh Jose Mourinho. Kemudian ban kapten tersebut  berpindah lengan ke Ashley Young, akibat perselisihannya dengan sang pelatih.
            Bergantinya kapten tim, tak lepas dari cederanya Antonio Valencia selaku kapten utama. Kini Valencia sudah hengkang sehingga klub berusaha mencarikan suksesor kapten musim depan.
            Setelah memetik kemenangan atas Perth Glory 2-0, Ole Gunnar Solskjaer memastikan bahwa kapten tim musim depan adalah Paul Pogba. Ole dengan tegas mempercayakan ban kapten pada gelandang timnas Prancis itu.
            Seperti dikutip dari The World Game, Solskjaer mengungkapkan “Ya, Pogba akan menjadi kapten MU musim depan. Saya tidak perlu berpikir untuk menjelaskannya lagi. Kita akan membicarakannya dilain waktu.”
            Walaupun Solskjaer tak menjelaskan alasan dibalik pemilihan kapten ini, banyak yang menilai pemilihan Pogba sebagai kapten ini adalah agar sang pemain tak pergi musim ini. Seperti diketahui ada dua klub raksasa eropa yang berminat untuk memboyongnya, yaitu Real Madrid dan Juventus.

Read More

Monday, May 20, 2019

PERAN SUPORTER DALAM SEPAK BOLA


Di indonesia terdapat banyak tim sepakbola yang memiliki pendukung atau suporter yang sangat banyak, terutama dari Tim PSS SLEMAN, Yaitu Brigata Curva Sud dan juga Slemania, kedua kelompok suporter ini memiliki basis massa atau anggota yang sangat banyak, Terutama dari BCS atau Brigata Curva sud.
Bagi mereka peran suporter di dalam sepakbola berpengaruh penting terhadap tim yang meraka dukung, agar bisa bermain bagus dan juga bermain dari hati untuk tim kebanggaan mereka, banyak cara atau aksi yang di lakukan oleh Brigata Curva Sud ini, mereka mulai dengan melakukan penaikan harga tiket yang meraka sudah plot ke beberapa cabang-cabang dari Brigata Curva Sud, untuk menambah finansial kepada tim mereka.
Dan juga mereka membuat toko-toko di beberapa titik wilayah di daerah Sleman, Yogyakarta, untuk menjual berbagai atribut dari tim kebanggan mereka, selain itu juga, Brigata Curva Sud sering menampilkan coreographer yang sangat unik ketika Tim Pss Sleman sedang berlaga di lapangan, selain itu juga Brigata Curva Sud memiliki Slogan NO TICKET NO GAME, yang artinya ''tidak ada tiket tidak ada permainan'' atau jika kalian tidak mempunyai tiket maka kalian tidak bisa masuk ke stadion untuk melihat sepak bola.
Slogan ini membuat para anggota Brigata Curva Sud sadar betapa pentingnya kita membeli tiket, dampak dari membeli tiket inilah yang berpengaruh terhadap tim kebanggaan kita sendiri, dan juga BCS ini menyumbangkan beberapa alat olahraga untuk mendukung latihan pemainnya agar lebih giat lagi berlatih dan juga semangat.
Suara lantang mereka pun yang membuat pemain bersemangat saat berlaga di lapangan, tak hentinya 1x90 menit mereka bernyanyi dengan lantang dan penuh semangat untuk para punggawa PSS SLEMAN, karena mereka ingin Tim Kebanggannya dapat meraih kemenangan dalam berlaga.

Read More

Monday, May 13, 2019

KEMENANGAN LIVERPOOL ATAS WOLVES SIA SIA

Pemain Liverpool merayakan goal Mane ke gawang Wolves. twitter.com/LFC

Pertandingan terakhir Liverpool dan Manchester City adalah pertandingan yang sama sama menentukan kepada siapa gelar liga Inggris kali ini akan diberikan. Liverpool pada pertandingan terkahirnya bertemu dengan Wolverhampton wanderers di Anfield. 

Sebagai sebuah penentuan, Liverpool bermain apik. Tim besutan Jurgen Klop ini tetap di tren positifnya, hingga menutup musim 2018/2019 dengan menengan 2-0 atas Wolves. walaupun berstatus Tuan Rumah, Liverpool tidak bermain dengan mudah. Menit menit awal justru menjadi waktu yang berat bagi the Reds untuk mengembangkan pertandingan.

Meski begitu, keran gol akhirnya terbuka di menit ke-18. Adalah Sadio Mane yang memecah kebuntuhan. Bola yang ditepis oleh kiper Wolves langsung disambar begitu saja oleh Mane dan berhasil berbuah goal.

Tempo permainan mulai berpihak pada Liverpool setelah gol tersebut. Andy Robertson juga nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan jarak jauh, tetapi Patricio melakukan penyelamatan gemilang. Namun hingga turun minum, tidak ada lagi gol yang tercipta.

Masuk babak kedua, keadaan tidak terlalu berubah. Wolves masih kesulitan menciptakan peluang emas di area pertahanan Liverpool. Butuh hampir seluruh paruh kedua untuk Liverpool menggandakan keunggulan. di Menit 81, kembali Mane yang mencetak goal kedua bagi Liverpool.


Hasil pertandingan ini membuat Liverpool mengoleksi total 97 poin akhir. Namun kemengan ini terasa sia sia, setelah Manchester City juga memenangkan pertandingan versus Brighton dengan skor cukup telak 4-1. Liverpool harus pasrah mengakhiri musim ini diperingkat kedua, di bawah Manchester City yang memuncaki klasemen akhir dengan total 98 poin, hanya berselisih 1 poin saja dari The Reds.

Kemengan Manchester City atas Brighton tersebut membuatnya layak mengangkat piala EPL musim 2018/2019.

Read More

MANCHESTER CITY JUARA LIGA INGGRIS

 Foto dari Laman Resmi Manchester City
 
Perburuan gelar liga Inggris akhrinya sampai pada penentuan, apa Manchester City ataukah Liverpool. Hal ini ditentukan oleh pertandingan Mancester City versus Brighton dan Liverpool melawan Wolves.

Manchester City yang berstatus tim tamu, sempat bermain di bawah tekanan. Terbukti Brighton terlebih dahulu mencetak gol lewat pemainnya Glenn Murray. Namun tak butuh waktu lama, Sergio Aguero menyamakan kedudukan Manchester City. Ketegangan pun agak mencair setelah Aymeric Laporte memaksimalkan umpan Riyad Mahrez untuk membalikkan keadaan. Perntandingan sepenuhnya milik Manchester City.

Tak cukup hanya dengan 2 goal, Manchester City kembali menggandakan keunggulan. kali ini giliran Mahrez sendiri yang mencatatkan nama di papan skor dengan menerima umpan David Silva. City melengkapi kemenangan pertandingan sekaligus kemenangan atas Trofi Premiere League musim ini, lewat goal cantik dari Ilkay Gundogan. 4-1, Manchester City mengakhiri pertandingan tersebut.

Di sisi lain, kemenangan Liverpool atas Wolves dengan skor 2-0 tidak mengubah kenyataan bahwa mereka kalah dalam perburuan gelar EPL musim ini. Manchester City finish diurutan pertama dengan perolehan 98 poin, hanya berselisih 1 poin dengan Liverpool yang nangkring di posisi kedua dengan total 97 poin.

Manchester City resmi memenangkan EPL musim ini setelah perburuan yang cukup sengit dengan Liverpool.

Read More

PAUL POGBA DAPAT HADIAH CACI MAKI DARI FANS MANCHESTER UNITED

Hasil gambar untuk PAUL POGBA

Gelandang Manchester United, Paul Pogba terpaksa menerima luapan caci maki dari fans setia Setan Merah di laga terakhir Premier League musim 2018/19 ini. Minggu (12/5) malam WIB kemarin, MU menutup musim dengan kekalahan 0-2 dari Cardiff City.
Kekalahan itu merangkum betapa buruknya musim MU. Cardiff merupakan tim yang sudah pasti terdegradasi, tetapi MU bahkan tidak sanggup mengalahkan tim seperti itu. Kualitas MU patut dipertanyakan.
Pasca laga tersebut, skuat MU meluangkan waktu untuk berkeliling lapangan sambil bertepuk tangan dan mengucapkan terima kasih pada fans MU. Gestur itu positif, tetapi bukan pengalaman yang baik untuk Pogba.
Ketika menghampiri fans MU di tribune, Pogba justru disambut dengan caci maki. Menukil Sky Sports, Pogba tidak bisa berbuat banyak selain memamerkan jempolnya pada fans MU, juga mengedikkan bahunya. Dia diminta menunjukkan respek pada MU. Sayangnya, Pogba justru melepas jersey MU pada momen tersebut, gestur yang tidak tepat.
Hinaan itu jelas bisa didengar pada beberapa video yang bereda di media sosial pasca pertandingan. Fans MU tampaknya benar-benar kecewa dengan performa Pogba sepanjang musim ini. Bukan hanya performa Pogba yang dikritik, sikapnya di luar dan di dalam lapangan pun terus dikecam. Pogba beberapa kali tampak ogah-ogahan saat bermain. Dia juga jadi sumber masalah internal MU.
Meski Ole Gunnar Solskjaer berharap Pogba bertahan di Old Trafford, masa depan sang pemain masih belum jelas. Sejauh ini, Pogba dikabarkan terus dikejar oleh raksasa Spanyol, Real Madrid. Gelandang Prancis itu beberapa kali mengatakan kekagumannya pada Madrid dan Zinedine Zidane.
Pujian Pogba disambut positif. Zidane juga dikabarkan bakal melakukan segala cara untuk mendatangkan Pogba meski sebenarnya pihak Los Blancos tidak yakin apakah Pogba adalah pemain yang tepat. Bicara soal kemampuan bermain, Pogba tidak perlu diragukan lagi. Masalahnya terletak pada sikap Pogba. Dia dinilai terlalu sering jadi biang kerok konflik internal tim, Madrid tidak mau pemain seperti itu.

Read More

Sunday, April 14, 2019

RUMOR POGBA KE MADRID, SOLSKJAER BUKA SUARA




Manajer United, Ole Gunnar Solskjaer yakin Paul Pogba akan bertahan untuk musim depan. Walaupun saat ini banyak media yang memberitakan rumor transfer Pogba ke Real Madrid. Sejak Solskjaer ditunjuk sebagai suksesor Mourinho di United bulan Desember lalu, Pogba menunjukan skill terbaiknya.

Namun belakangan ini, Pogba selalu dikaitkan dengan klub ibu kota Spanyol tersebut. Hal ini dikarenakan Zinedine Zidane kembali melatih Real Madrid.
Dalam konferensi pers jelang laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Barcelona beberapa hari lalu, Solskjaer menyatakan bahwa: “Paul menantikan hari esok. Ia hanya fokus bermain  bagus besok.”

“Saya tidak melihatnya tidak bermain untuk Manchester United musim depan. Pemain-pemain seperti Ander Herrera, Antonio Valencia, dan Juan Mata akan habis kontraknya bersama United akhir musim ini.”

Solskjaer, tidak percaya pembicaraan kontrak pemain itu mengalihkan mereka dari tugas yang ada. “Kita semua fokus pada permainan ini. Pembicaraan kontak akan berlangsung, semua orang fokus pada permainan besok mengetahui kita dapat menciptakan suasana yang istimewa,” tambahnya.

Read More

Friday, April 12, 2019

SUKSE PERMALUKAN VILLAREAL VALENCIA MELANGKAH KE SEMIFINAL EUROPE LEAGUE



Duel dua wakil Spanyol antara Villareal dan Valencia ini berjalan cukup ketat di awal laga. Kedua tim bermain keras sejak kick off dimulai. Kerasnya laga, membuat Valencia sudah mendapatkan penalty dimenit keenam. Tendangan penalti Valencia diambil oleh sang eksekutor Dani Parejo. Namun upaya untuk membuka keunggulan itu hamper gagal, setelah tendangan penalti Parejo mampu ditepis oleh kiper Andres Fernandez. Beruntung Goncalo Guedes mampu memanfaatkan bola muntah yang kemudian membawa Valencia unggul 0-1.

Memasuki menit ke-36, wasit kembali memberi hadiah penalti. Kali ini hadiah itu diberikan untuk tim tuan rumah Villareal. Santi Cazorla yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan. Dirinya mampu menceploskan bola ke gawang Valencia dan sekaligus membawa timnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedua tim saling jual beli serangan sepanjang laga. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil. Barulah di menit ke-90 drama tercipta, saat Valencia mampu mengungguli Villareal 1-2 setelah Daniel Wass mampu memanfaatkan umpan dari Jose Gaya.
Villareal akhirnya kian merana setelah Guedes mencetak gol keduanya di menit injury time, tepatnya pada menit 90+3. Skor akhir laga 1-3 untuk kemenangan Valencia. Hasil ini membuat Valencia lebih nyaman dalam menghadapi laga leg kedua nanti, yang akan bertindak sebagai tuan rumah.





Read More

CHELESEA MENANG DRAMATIS VERSUS SLAVIA PRAHA


The Blues sukses raih kemenangan tipis pada laga leg pertama perempat final UEFA Europa League. Dalam laga tandang ke Ceko ini, The Blues mampu mengalahkan tuan rumah Slavia Praha dengan skor 1-0.

Chelsea meraih kemenangan melawan Slavia Praha ini bukan didapat dengan mudah. Permainan agresif dari tuan rumah mampu mengancam pertahanan Chelsea. Total Slavia Praha mampu menciptakan sembilan peluang, sedangkan Chelsea hanya delapan peluang saja. Bahkan Slavia mampu menciptakan tiga shot on target.




Pada awal laga, Slavia yang tampil lebih agresif justru lebih dahulu terancam melalui tendangan jarak jauh Willian. Beruntung tendangan Willian hanya membentur tiang gawang dan tidak membuahkan gol untuk tim tamu.

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga sempat membuat penyelamatan gemilang di babak kedua. Kiper utama Chelsea tersebut mampu menepis tendangan keras dari Ibrahim Traore. Mantan kiper Atletic Bilbao itu kembali menjadi penyelamat, setelah mementahkan tendangan Jan Boril.

Chelsea baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-86. Umpan silang Willian berbelok dengan cantik ke dalam kotak penalti, yang kemudian mampu dikonfersikan Marcos Alonso menjadi gol. Skor 0-1 ini bertahan hingga akhir pertandingan.

Laga leg kedua nanti, Chelsea akan menjamu Slavia Praha di Stamford Bridge pada Jumat pecan depan. Tentunya kemenangan agregat 0-1 ini membuat langkah Chelsea untuk lolos ke babak selanjutnya sedikit lebih mudah.




Sukses Permalukan Villareal, ValenciaMelangkahkan Satu Kakinya di Semifinal



Read More

Tuesday, April 9, 2019

MANCHESTER UNITED INGINKAN BINTANG MUDA WEST HAM UNITED

Mark Noble dan Declan Rice. (AFP/Glyn Kirk)


Sebelumnya, Declan Rice telah menyatakan kalau ia masih berkomitmen untuk membela West Ham United. Ia merasa kalau West Ham United adalah klub yang tepat untuknya berkembang.
"Saya masih ingin fokus bersama West Ham. Saya menyukai staf klub, para pemain dan tentu saja suporternya," ujar Rice.
"Saya merasa seperti di rumah setiap bermain untuk West Ham United. Suporter selalu membuat saya merasa nyaman," ungkap pemain berusia 20 tahun itu.
Rice merupakan produk akademi Chelsea. Namun, ia memutuskan bergabung ke West Ham United setelah tidak melanjutkan kontrak juniornya bersama The Blues.
Manchester United dikabarkan menjadikan Declan Rice sebagai satu di antara pemain incaran mereka pada bursa transfer musim panas 2019. The Red Devils menyiapkan dana mencapai 50 juta pound untuk menggoda West Ham agar mau melepas Rice.
Declan Rice muncul sebagai satu di antara bintang muda yang bersinar pada Premier League 2018-19. Ia menunjukkan performa yang positif bersama The Hammers.
Selain itu, ia juga menjadi sorotan setelah memilih beralih timnas, dari Republik Irlandia ke Inggris. Hal itu semakin membuat Rice menjadi favorit baru di Premier League.
Hingga pekan ke-33, Premier League, Declan Rice sudah mencatatkan 30 penampilan dan menyumbang dua gol untuk West Ham United. Hal itu membuatnya mulai dilirik oleh klub-klub top Premier League.
Manchester United menjadi satu di antara klub yang tertarik memboyong Rice. Mereka berniat menjadikan Rice sebagi suksesor Nemanja Matic.
Harga 50 juta pound dinilai bisa membuat West Ham merelakan Rice ke Manchester United. Sebelumnya, Declan Rice telah menyatakan kalau ia masih berkomitmen untuk membela West Ham United. Ia merasa kalau West Ham United adalah klub yang tepat untuknya berkembang.
"Saya masih ingin fokus bersama West Ham. Saya menyukai staf klub, para pemain dan tentu saja suporternya," ujar Rice.
"Saya merasa seperti di rumah setiap bermain untuk West Ham United. Suporter selalu membuat saya merasa nyaman," ungkap pemain berusia 20 tahun itu.
Rice merupakan produk akademi Chelsea. Namun, ia memutuskan bergabung ke West Ham United setelah tidak melanjutkan kontrak juniornya bersama The Blues.

Read More